Baubau - Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE didampingi Kadis Pendidikan Kota Baubau Eko Prasetya, ST, MM menerima perangkat masjid agung keraton Buton atau yang dinamakan Sara Kidina di Rujab Wali Kota Baubau Jumat pagi (14/3/2025). Kedatangan Sara Kidina yang berjumlah 3 orang tersebut adalah untuk melaporkan kepada Wali Kota Baubau terkait pelaksanaan malam Qunut Ramadhan atau malona qunua dalam bahasa wolio yang rencananya akan dilaksanakan pada Minggu dini hari (16/3/2025) di baruga masjid agung Keraton Buton.
Wali Kota Baubau H Yusran Fahim dalam keterangan persnya mengatakan pelaksanaan malam qunut sudah merupakan agenda rutin dari perangkat masjid agung keraton Buton atau sara kidina yang dilaksanakan setiap pertengahan bulan suci Ramadhan. Selain itu, juga merupakan tradisi adat dan kebiasaan masyarakat Buton yang selalu dilestarikan hingga saat ini.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini mengungkapkan, adat kebiasaan masyarakat Buton malam qunut atau malona qunua harus selalu dijalankan yang tujuannya untuk melestarikan budaya dan adat istiadat leluhur, memantapkan keimanan umat Islam dalam berpuasa. Selain itu, juga menandakan masuknya malam Lailatul Qadar yang merupakan malam penting bagi umat Islam di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, tradisi malam qunut atau malona qunua di Buton merupakan tradisi yang selalu digelar pada malam ke-16 bulan Ramadan, yaitu pada hari ke-15 puasa. Tradisi ini diawali dengan salat tarawih berjemaah Dilanjutkan dengan berdoa dan bermunajat kepada Allah dan diakhiri sahur bersama. Seluruh perangkat masjid mengenakan pakaian adat Kesultanan Buton. Kemudian diakhiri dengan sahur bersama antara antara Pemkot Baubau dan Sara Kidina perangkat Masjid Agung Keraton Buton