Permintaan Sembako Banyak Jelang Nataru, Pemkot Gencar Pasar Murah  

Dipost Tanggal : 15-12-2025
Admin Lintas21
Permintaan Sembako Banyak Jelang Nataru, Pemkot Gencar Pasar Murah   
Suasana pasar murah di Baubau

Baubau - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau terus gencar melakukan pasar murah. Dan pada Senin (15/12/2025) di pelataran Kantor Dinas Perindag, TPID menggelar pasar murah yang nampaknya mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.

Dalam keterangan persnya, Kadis Perindag Kota Baubau H La Ode Hasan, SE,. M. Si mengatakan, menjelang Natal dan tahun baru, Pemkot Baubau dalam hal ini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama dengan berbagai pihak distributor di Baubau menggelar pasar murah yang pelaksanaan kegiatannya selama 3 hari, dari tanggal 15 sampai tanggal 18 Desember 2025.  

Menurutnya, semakin tinggi permintaan kebutuhan bahan pokok seperti Sembako menjadi alasan utama di selenggarakan pasar murah. Pasalnya, semakin tinggi permintaan konsumen akan kebutuhan pokok, maka bisa dipastikan harga kebutuhan pokok dipasaran mengalami ke naikkan harga. Karena itu, pasar murah juga dilakukan untuk mencegah kenaikkan dan kelangkaan harga bahan pokok.

”Pemkot Baubau menggandeng beberapa pihak untuk mengadakan operasi pasar murah dihalaman kantor Dinas Perindag. Adapun pihak yang melakukan kerjasama adalah hypermart, Bulog, Distributor minyak, telur, dan distributor bawang merah,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam gerakan pasar murah ini, masyarakat disyaratkan untuk membawa KTP dan kartu keluarga (KK), dengan tujuan agar masyarakat berbelanja dengan tertib, serta masyarakat di wajibkan untuk membawa tas tersendiri dari rumahnya.

Diungkapkan, dalam pelaksanaan pasar murah terdapat beberapa komoditi seperti beras merek anoa sebelum subsidi harganya Rp. 145.000 dan setela subsidi harganya menjadi Rp. 125.000 untuk beras 10 kg, Telur Rp. 56000/rak dan setelah subsidi harganya Rp. 41000/rak, Minyak Goreng Bimoli sebelum bersubsidi Rp. 45.000/2 liter setelah subsidi harganya Rp. 35.000/2liter, Gula Pasir Rose Brand sebelum subsidi Rp. 19.000/kg setelah bersubsidi menjadi Rp. 14000/kg, Bawang Merah sebelum bersubsidi Rp. 45.000/kg setelah bersubsidi Rp. 35.000/kg, dan bawang putih sebelum bersubsidi Rp. 35.000/kg setelah bersubsidi Rp. 25.000/kg. 

Saat ini ungkap La Ode Ali Hasan, pasar murah melalui Dinas Perindag Kota Baubau berfokus dalam kota. Karena dalam kegiatan pasar murah yang sama juga dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Ketapang) di semua kecamatan yang ada di Baubau.

 ”Menjelang Nataru ini kami selalu eksis merespon kebutuhan masyarakat dan kami juga selalu berkomunikasi dengan distributor-distributor terkait bagaimana ketersediaan stok barang yang ada digudang. Kami berharap dengan terlaksananya kegiatan pasar murah dapat menekan harga barang di pasar,”ungkapnya.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.