KSAL Resmikan Dua Kapal Perang OPV Baru Buatan Dalam Negeri

Dipost Tanggal : 20-09-2024
Admin Lintas21
KSAL Resmikan Dua Kapal Perang OPV Baru Buatan Dalam Negeri
KSAL Laksamana Muhammad Ali pada acara Shipnaming dan Launching kapal OPV di Galangan Kapal PT DRU, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Jumat (20/9/2024).

BANDARLAMPUNG - TNI AL memperkuat armada tempurnya dengan menambah dua kapal perang offshore patrol vessel (OPV) buatan industri perkapalan dalam negeri. Nantinya, kapal tersebut akan dilengkapi persenjataan lengkap yang dibeli terpisah.

"Dua kapal OPV ini kami beri nama KRI Lukas Rumkorem-392 dan KRI Raja Haji Fisabilillah-391," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali pada acara Shipnaming dan Launching kapal OPV di Galangan Kapal PT DRU, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Jumat (20/9/2024).

Dia mengataka, kapal yang dibangun oleh tangan anak muda dalam negeri yang ada di Lampung tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan (Kemenhan) guna memperkuat kemampuan TNI Al. "Selain itu, untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau," kata Ali.

Dia menjelaskan, dua kapal yang selesai dibangun itu akan dilengkapi dengan persenjataan peperangan antipermukaan udara bawah air. "Sehingga kapal yang memiliki fungsi sebagai kapal patrolling force dapat dioperasikan menjadi kapal striking force untuk menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut dengan kemampuan yang meliputi udara permukaan laut dan bawah air," kata Ali.

Menurut dia, dua kapal OPV itu dirancang dengan spesifikasi teknis yang mengesankan, dengan panjang 98 meter, lebar 13,50 meter, dan tinggi 6,90 meter. Kapal tersebut mampu mencapai kecepatan maksimum 28 knots dan kecepatan jelajah 20 knots.

"Desain badan kapal yang berbentuk monohull memungkinkan performa optimal pada berbagai kecepatan, membuat kapal ini sangat cocok untuk misi penegakan hukum di laut hingga misi pencarian dan penyelamatan (SAR)," kata Ali

Dia menyebut, dua kapal itu dilengkapi dengan persenjataan canggih seperti meriam 76 mm dan 40 mm Leonardo, meriam 20 mm Escribano. Adapun sistem peluncur surface to surface missile buatan Roketsan, pabrikan Turki.

"Tentu kapal ini memiliki kemampuan tempur yang unggul. Selain itu, kapal OPV ini juga dilengkapi dengan decoy terma untuk pertahanan tambahan, memastikan bahwa kapal ini dapat menanggulangi berbagai ancaman yang muncul di perairan," kata Ali.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.